ISTILAH-ISTILAH JEPANG PADA MASA PENDUDUKAN JEPANG DI INDONESIA



Berikut ini beberapa istilah Jepang pada masa pendudukan Jepang di Indonesia

1. Amaterasu dalam mitologi Jepang adalah dewi matahari beserta seluruh jagad raya. Karena peran ini, Amaterasu adalah dewa terpenting dalam agama Shinto; para kaisar Jepang dikatakan memiliki garis keturunan dari Amaterasu.
2.  Budanco sebutan untuk komandan regu
3. Bushido sebuah kode etik keksatriaan golongan Samurai dalam feodalisme Jepang. Bushido berasal dari nilai-nilai moral samurai, paling sering menekankan beberapa kombinasi dari kesederhanaan, kesetiaan, penguasaan seni bela diri, dan kehormatan sampai mati.
4.  Cuo sang in suatu Badan Penasehat Pusat yang didirikan oleh penguasa Jepang pada tahun 1943 yang dipimpin oleh Soekarno dan berkedudukan di Jakarta. Chuo Sangi In merupakan badan yang bertugas mengajukan usul kepada pemerintahserta menjawab pertanyaan pemerintah mengenai soal-soal politik dan menyarankan tindakan yang perlu dilakukan oleh pemerintah Militer Jepang di Indonesia.
5.  Daidanco sebutan untuk komandan batalyon
6. Daimyo orang yang memiliki pengaruh besar di suatu wilayah. Di dalam masyarakat samurai di Jepang, istilah daimyō digunakan untuk samurai yang memiliki hak atas tanah yang luas (tuan tanah) dan memiliki banyak bushi sebagai pengikut.
7. Dokuritsu jumbi cosakai merupakan Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI)
8.   Dokuritsu jumbi inkai merupakan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI)
9.   Domei adalah nama kantor berita Jepang
10. Fujinkai adalah organisasi perempuan yang dibentuk oleh para isteri pegawai di daerah-daerah, dan diketuai oleh isteri masing-masing kepala daerah
11. Gakukotai adalah organisasi anak-anak sekolah dasar dan menengah
12. Genbuku adalah ritus peralihan untuk menandai usia yang dianggap cukup umur bagi anak laki-laki dari kalangan samurai dan kuge (bangsawan istana) di Jepang. Upacara kedewasaan ini juga disebut Kakan  (Hatsukan) karena hiasan kepala (mahkota) yang disebut kanmuri dikenakan untuk pertama kalinya oleh anak laki-laki yang menjalani inisiasi. Genbuku dikenal sejak zaman Heian, dan sudah tidak pernah dipraktikkan lagi sejak zaman Meiji.
13. Giyugun berasal dari kata Giyu (sukarela) dan Gun (barisan atau tentara). Tidak seperti Heiho yang mengikuti aturan tentara Jepang, Giyugun memiliki Undang-undang Giyugun sendiri. Pada mulanya Giyugun digunakan untuk mendidik penduduk Indonesia dalam menghadapi tentara Sekutu pada masa Perang Dunia Kedua. Namun umumnya mereka yang telah mendapat pendidikan di Giyugun menggunakan ilmu mereka untuk menghadapi Belanda dalam perang pasca kemerdekaan.
14. Gunseibu adalah sebuah organisasi pemerintahan militer Angkatan Darat di Indonesia pada masa pendudukan Jepang. Ada dua kekuasaan Gunseibu di Indonesia, yakni yang mula-mula berkuasa atas Jawa-Madura dan kemudian berkuasa atas Sumatera.
15. Gunseikan sebutan untuk pemerintah militer Jepang
16. Gunseikanbu sebutan untuk staf pemerintahan militer pusat
17. Hachimaki adalah ikat kepala yang menjadi salah satu budaya orang Jepang, yang biasanya dibuat dari kain berwarna merah ataupun putih sebagai simbol semangat dan ketekunan pemakainya.
18. Hakko Ichiu adalah slogan persaudaraan universal yang digunakan Jepang untuk menciptakan Kawasan Kemakmuran Bersama Asia Timur Raya dalam Perang Dunia II.
19. Hanshi  adalah Samurai yang bertugas di wilayah han
20. Heiho adalah pasukan yang terdiri dari bangsa Indonesia yang dibentuk oleh tentara pendudukan Jepang di Indonesia pada masa Perang Dunia II. Pasukan ini dibentuk untuk membantu pekerjaan kasar militer seperti membangun kubu dan parit pertahanan, menjaga tahanan, dll
21. Hinomaru adalah sebuah bendera yang memaparkan lingkaran merah di tengah bidang putih. Dan merupakan bendera nasional Jepang.
22. Ika daigaku adalah sekolah kedokteran yang berkembang pada zaman penjajahan Jepang pada tahun 1943-1945. Ika Daigaku Djakarta adalah penganti sekolah kedokteran pada zaman penjajahan Belanda, yaitu Geneeskundige Hoge School (GHS) di Jakarta.
23.Jawa hokokai adalah perkumpulan yang dibentuk oleh Jepang pada 1 Maret 1944 sebagai pengganti Putera. Jawa Hokokai merupakan organisasi resmi pemerintah dan berada langsung di bawah pengawasan pejabat Jepang
24. Jibakutai  adalah pasukan berani mati, yakni pasukan bentukan guntai (militer) jepang dlm PD II.
25. Kaigun  adalah angkatan laut milik Kekaisaran Jepang yang ada antara tahun 1869 sampai 1947.
26. Katana adalah pedang panjang Jepang, walaupun di Jepang sendiri ini merujuk pada semua jenis pedang.
27. Keibondan adalah Barisan Pembantu Polisi dibentuk pada 29 April 1943. Tujuan pembentukan Keibodan adalah untuk membantu polisi Jepang pada masa penjajahan Jepang di Indonesia.
28. Keimin Bunka Shidosho adalah organisasi di luar Sendenbu sebagai pusat kebudayaan yang bergerak di bidang kesenian. Tujuan dari Keimin Bunka Shidosho adalah untuk menyesuaikan kebudayaan yang sekarang dengan cita-cita Asia Timur Raya, bekerja dan melatih ahli-ahli kebudayaan Nippon dan Indonesia bersama-sama, dan memajukan kebudayaan Indonesia.
29. Kempetai adalah satuan polisi militer Jepang yang ditempatkan di seluruh wilayah Jepang termasuk daerah jajahan. Kempetai memiliki tugas sebagai polisi rahasia militer.
30. Kimigayo dalam Bahasa Indonesia sering diterjemahkan sebagai "Semoga kekuasaan Yang Mulia berlanjut selamanya", adalah lagu kebangsaan JepangLagu ini ditulis dalam sebuah metrum Jepang Waka, sedangkan liriknya ditulis dalam zaman Heian (794-1185) dan melodinya ditulis pada akhir zaman Meiji.
31. Kimono adalah pakaian tradisional Jepang. Arti harfiah kimono adalah baju atau sesuatu yang dikenakan (ki berarti pakai, dan mono berarti barang).
32. Kinrohosi adalah kerja paksa  atau wajib tanpa upah bagi tokoh masyarakat seperti para pamong desa dan kepala desa.
33. Kojiki adalah buku sejarah Jepang yang tertua dan menurut kata pengantar yang ada di dalamnya dipersembahkan Oho no Asomiyasumaro
34. Mogi adalah upacara cukup umur bagi anak perempuan di Jepang.
35. Pemberontakan Satsuma adalah pemberontakan klan samurai Satsuma yang dipimpin Saigō Takamori terhadap Tentara Kekaisaran Jepang, yang berlangsung 11 bulan di awal era Meiji, dimulai pada tahun 1877.
36. Rikugun adalah angkatan darat Kekaisaran Jepang dari tahun 1867 sampai 1945 di bawah kendali Staf Gabungan Angkatan Darat dan Kementerian Angkatan Darat, yang kedua-duanya berada di bawah Kaisar Jepang sebagai panglima tertinggi angkatan darat dan angkatan laut
37. Romusha adalah panggilan bagi orang-orang Indonesia yang dipekerjakan secara paksa pada masa penjajahan Jepang di Indonesia dari tahun 1942 hingga 1945. Kebanyakan romusha adalah petani, dan sejak Oktober 1943 pihak Jepang mewajibkan para petani menjadi romusha.
38. Samurai adalah bangsawan militer abad pertengahan dan awal-modern Jepang.
39. Seikerei adalah Memberi penghormatan kepada kaisar Jepang dengan cara membungkukkan badan ke arah matahari terbit
40. Seinendan adalah sebuah organisasi barisan pemuda yang dibentuk         tanggal 9 Maret 1943 oleh tentara Jepang di Indonesia. Tujuan dari organisasi seinendan ini adalah untuk mendidik dan melatih para pemuda agar dapat mempertahankan tanah airnya dengan kekuatan sendiri.
41. Sendenbu adalah organisasi bentukan pemerintah untuk menangani masalah propaganda dibentuk pada Agustus 1942 di Jakarta.
42. Shinto adalah sebuah agama yang berasal dari Jepang. Dari masa Restorasi Meiji hingga akhir Perang Dunia II, Shinto adalah agama resmi di Jepang.
43. Shintoisme adalah faham yang berbau keagamaan yang khusus dianut oleh bangsa Jepang sampai sekarang. Shintoisme merupakan filsafat religius yang bersifat tradisional sebagai warisan nenek moyang bangsa Jepang yang dijadikan pegangan hidup.
44. Shogun merupakan istilah bahasa Jepang yang berarti jenderal
45. Shugoshoku adalah nama jabatan yang diberikan kepada kelas penguasa untuk menjaga wilayah feodal yang disebut Kuni (provinsi).
46. Sumera adalah kalender Jepang
47. Syudanco adalah sebutan untuk komandan peleton
48. Syuisintai adalah sayap pemuda dari Jawa Hokokai yang dibentuk Agustus 1944 oleh Jepang. Barisan Pelopor dipimpin oleh Ir. Soekarno, Sudiro, RP. Suroso, Otto Iskandardinata dan Dr. Boentaran Martoatmodjo.
49. Tencosetsu adalah hari lahirnya Kaisar Hirohito
50. Tonarigumi adalah sebutan untuk rukun tetangga masa pendudukan Jepang


ORGANISASI-ORGANISASI YANG DIBUAT JEPANG DI INDONESIA


Pada masa pendudukan Jepang di Indonesia pada tahun 1942-1945, Jepang membuat beberapa organisasi di Indonesia. Beberapa diantaranya yaitu :

A. Organisasi Sosial Kemasyarakatan
  • Gerakan Tiga A
Gerakan Tiga A yang memiliki tiga arti, yaitu Jepang Pelindung Asia, Jepang Pemimpin Asia, dan Jepang Cahaya Asia. Gerakan Tiga A didirikan tanggal 29 Maret 1942 dan diketuai oleh Mr. Syamsuddin.

Pada awal gerakannya, pemerintah militer Jepang bersikap baik terhadap bangsa Indonesia, tetapi akhirnya sikap baik itu berubah. Apa yang ditetapkan pemerintah Jepang sebenarnya bukan untuk mencapai kemakmuran dan kemerdekaan Indonesia, melainkan demi kepentingan pemerintahan Jepang yang sedang menghadapi perang dengan Sekutu. Setelah pemerintah Jepang melihat betapa besarnya pengharapan bangsa Indonesia akan kemerdekaan, maka Jepang mulai membuat berbagai propaganda yang terlihat seolah-olah Jepang memihak kepentingan bangsa Indonesia.

Dalam menjalankan aksinya, Jepang berusaha untuk bekerja sama atau kooperatif dengan para pemimpin bangsa. Cara ini digunakan agar para pemimpin nasionalis dapat merekrut massa dengan mudah dan pemerintah Jepang dapat mengawasi kinerja para pemimpin bangsa.

Namun dalam perjalanannya, gerakan Tiga A kurang mendapat simpati dari kalangan masyarakat Indonesia karena bukan gerakan kebangsaan Indonesia. Inilah yang menyebabkan gerakan Tiga A tidak bertahan lama. Sebagai penggantinya, pemerintah Jepang menawarkan kerja sama kepada tokoh-tokoh nasional Indonesia. Tawaran kerjasama yang dimaksud adalah dengan mendirikan Putera. Dengan kerja sama ini, pemimpin-pemimpin Indonesia yang ditahan dapat dibebaskan, di antaranya Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, Sutan Syahrir, dan lain-lain.

  • Pusat Tenaga Rakyat (PUTERA)
Tawaran kerja sama yang ditawarkan pemerintahan Jepang pada masa itu, disambut hangat oleh para pemimpin bangsa. Sebab menurut perkiraan mereka, suatu kerja sama di dalam situasi perang adalah cara terbaik. Pada masa ini, muncul empat tokoh nasionalis yang dikenal dengan sebutan Empat Serangkai, mereka adalah Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hattta, K.H. Mas Mansyur, dan Ki Hajar Dewantara. Empat tokoh nasionalis ini lalu membentuk sebuah gerakan baru yang dinamakan Pusat Tenaga Rakyat (Putera). Putera resmi didirikan pada tanggal 16 April 1943. Gerakan yang didirikan atas dasar prakarsa pemerintah Jepang ini bertujuan untuk membujuk kaum nasionalis sekuler dan kaum intelektual agar dapat mengerahkan tenaga dan pikirannya untuk membantu Jepang dalam menghadapi perang dengan Sekutu. Dengan adanya pemimpin orang Indonesia pada Putera diharapkan mampu menarik dukungan dari rakyat Indonesia.

Gerakan Putera tidak mendapat bantuan dana operasional dari pemerintahan Jepang. Akan tetapi, pemimpin bangsa Indonesia mendapat kemudahan untuk menggunakan fasilitas Jepang yang ada di Indonesia, seperti radio dan koran. Dengan cara ini, para pemimpin bangsa dapat berkomunikasi secara leluasa kepada rakyat. Sebab, pada masa ini radio umum sudah banyak yang masuk ke desa-desa. Pada akhirnya, gerakan ini ternyata berhasil mempersiapkan mental masyarakat Indonesia untuk menyambut kemerdekaan pada masa yang akan datang. Namun, gerakan ini hanya mampu bertahan selama setahun, sampai akhirnya dibubarkan oleh Jepang karena dianggap tidak menguntungkan untuk Jepang dan lebih menguntungkan rakyat Indonesia. Sebagai gantinya Jepang kemudian membentuk Jawa Hokokai.
  • Jawa Hokokai (Himpunan Kebaktian Jawa)
Setelah Putera dibubarkan, Jepang kemudian membentuk Jawa Hokokai (Himpunan Kebaktian Jawa) pada tanggal 1 Maret 1944. Tujuan pendirian organisasi ini adalah untuk penghimpunan tenaga rakyat, baik secara lahir atau pun batin sesuai dengan hokosisyin (semangat kebaktian). Adapun yang termasuk semangat kebaktian itu di antaranya: mengorbankan diri, mempertebal persaudaraan, dan melaksanakan sesuatu dengan bukti.

Organisasi ini dinyatakan sebagai organisasi resmi pemerintah, yang berarti organisasi Jawa Hokokai diintegrasikan ke dalam tubuh pemerintah. Organisasi ini mempunyai berbagai macam hokokai profesi, di antaranya Izi hokokai (Himpunan Kebaktian Dokter), Kyoiku Hokokai (Himpunan Kebaktian Para Pendidik), Fujinkai (Organisasi Wanita), Keimin Bunka Syidosyo (Pusat Budaya) dan Hokokai Perusahaan.

Struktur kepemimpinan di dalam Jawa Hokokai ini langsung dipegang oleh Gunseikan, sedangkan di daerah dipimpin oleh Syucohan (Gubernur atau Residen). Sebagai penasihat utama Jawa Hokokai ditujuklah Soekarno. Pada masa ini, golongan nasionalis disisihkan, mereka diberi jabatan baru dalam pemerintahan. Akan tetapi, segala kegiatan yang dilakukan memperoleh pengawasan yang ketat dan segala bentuk komunikasi dengan rakyat dibatasi.


B. Organisasi Kemiliteran
  • Peta 
Pasukan Pembela Tanah Air atau Peta adalah organisasi militer yang dibentuk Jepang di Indonesia untuk mempertahankan Indonesia dari tangan Sekutu. Peta dibentuk pada tanggal 3 Oktober 1943. Peranan dan sumbangsih Peta dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia sangat besar. Banyak tokoh penting Indonesia yang merupakan lulusan Peta, seperti Jenderal Besar Soedirman, mantan Presiden Soeharto, dan Jenderal (Anumerta) Ahmad Yani. Peta akhirnya dibubarkan pada tanggal 18 Agustus 1945.
  • Seinendan 
Seinendan adalah organisasi semi militer yang didirikan pada tanggal 29 April 1943. Orang-orang yang boleh mengikuti organisasi ini adalah pemuda yang berumur 14-22 tahun. Seinendan memiliki anggota sekitar 3500 pemuda yang berasal dari seluruh Jawa. Tujuan didirikannya Seinendan adalah untuk mendidik dan melatih para pemuda agar dapat menjaga dan mempertahankan tanah airnya dengan menggunakan tangan dan kekuatannya sendiri. Tetapi, dibalik itu semua ada maksud terselubung diadakannya pendidikan dan pelatihan pada para pemuda Indonesia, yaitu guna mempersiapkan pasukan cadangan untuk kepentingan Jepang di Perang Asia Timur Raya melawan Sekutu. Dalam pertahanan peperangan Seinendan memiliki fungsi sebagai barisan cadangan yang mengamankan barisan belakang.
  • Fujinkai
Fujinkai adalah organisasi semi militer yang beranggotakan para wanita yang dibentuk pada bulan Agustus 1943. Anggota Fujinkai minimal harus berusia 15 tahun. Pembentukan Fujinkai diprakasai oleh isteri pegawai daerah dan diketuai oleh isteri-isteri kepala daerah tersebut. Organisasi ini bertugas untuk mengerahkan tenaga perempuan turut serta dalam memperkuat pertahanan dengan cara mengumpulkan dana wajib. Dana wajib dapat berupa perhiasan, bahan makanan, hewan ternak atau pun keperluan-keperluan lainnya yang digunakan untuk perang.
  • Keibodan
Organisasi ini didirikan bersamaan dengan didirikannya Seinendan, yaitu pada tanggal 29 April 1943. Anggotanya adalah para pemuda yang berusia 25-35 tahun. Tujuan didirikannya organisasi ini adalah untuk membantu polisi Jepang pada masa penjajahan di Indonesia dalam keamanan dan ketertiban, seperti menjaga lalu lintas dan melakukan pengamanan desa. Untuk bisa menjadi anggota Keibondan harus memiliki badan yang sehat dan kepribadian yang baik.
  • Heiho
Heiho adalah pasukan yang terdiri dari bangsa Indonesia yang dibentuk oleh tentara pendudukan Jepang di Indonesia pada masa Perang Dunia II. Anggota Heiho adalah para prajurit Indonesia yang ditempatkan pada organisasi militer Jepang. Mereka yang tergabung di dalamnya adalah para pemuda yang berusia 18-25 tahun. Heiho pada awal pembentukannya untuk membantu pekerjaan kasar militer seperti membangun kubu dan parit pertahanan, menjaga tahanan, dan lain-lain. Dalam perkembangannya, karena semakin sengitnya pertempuran Jepang pada perang Asia Timur Raya, Heiho dipersenjatai dan dilatih untuk diterjunkan di medan perang, bahkan hingga ke Morotai dan Burma.


C. Organisasi Pemerintahan
  • Pembentukan BPUPKI dan PPKI
Kekalahan-kekalahan yang diterima Jepang, membuat kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan Jepang turut melemah. Mulai awal tahun 1943, di bawah perintah Perdana Menteri Tojo, pemerintahan Jepang diperintahkan untuk memulai penyelidikan akan kemungkinan memberi kemerdekaan terhadap daerah-daerah pendudukannya. Untuk itu, kerja sama dengan bangsa Indonesia mulai diintensifkan dan mengikutsertakan wakil Indonesia, seperti Soekarno dalam parlemen Jepang.

Pada tahun 1944, kedudukan Jepang semakin terjepit. Oleh karena itu, untuk mempertahankan pengaruh Jepang di negara-negara yang didudukinya, Perdana Menteri Koiso mengeluarkan Janji Kemerdekaan pada tanggal 7 September 1944 dalam sidang parlemen Jepang di Tokyo. Sebagai realisasi dari janji tersebut, pada tanggal 1 Maret 1945, Letnan Jenderal Kumakici Harada (pemimpin militer di Jawa) mengumumkan pembentukan Dokuritsu Junbi Cosakai atau Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). BPUPKI diketuai oleh Rajiman Wedyodiningrat. BPUPKI bertugas untuk mempelajari dan menyelidiki hal-hal yang penting dan perlu bagi pembentukan negara Indonesia, misalnya saja hal-hal yang menyangkut segi ekonomi dan politik.

BPUPKI ternyata tidak bertahan lama. Dalam perkembangan berikutnya, BPUPKI dibubarkan, lalu diganti dengan Dokuritsu Junbi Inkai atau Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Badan ini diresmikan sesuai dengan keputusan Jenderal Terauchi, yaitu seorang panglima tentara umum selatan, yang membawahi semua tentara Jepang di Asia Tenggara pada tanggal 7 Agustus 1945.

Setelah itu, diadakanlah pertemuan antara Soekarno, M. Hatta, dan Rajiman Wedyodiningrat dengan Jenderal Terauchi di Dalat. Di dalam pertemuan itu, Jenderal Terauchi menyampaikan bahwa Pemerintah Jepang telah memutuskan akan memberikan kemerdekaan kepada Indonesia yang wilayahnya meliputi seluruh bekas wilayah Hindia-Belanda.






LAPORAN PRAKTIKUM OSMOSIS

A.     Judul Kegiatan dan Tanggal Praktikum
   a.    Judul Kegiatan                          : Pengamatan Osmosis
   b.   Tanggal Praktikum                    : 11 September 2014
 c.   Tempat                                       : Labolatorium SMA 6 Semarang

B.       Tujuan Percobaan
     Tujuan dari percobaan ini adalah untuk mengamati adanya proses osmosis pada tumbuhan.

C.     Dasar Teori
Transportasi sel dibagi menjadi dua yaitu transportasi aktif dan transportasi pasif. Transportasi aktif yaitu transportasi lintas membran menggunakan energi yang berupa ATP. Transportasi ini memerlukan energi karena transportasi ini melawan gradien konsentrasi. Sedangkan transportasi pasif tidak membutuhkan energi karena hanya menuruni gradien konsentrasi.
Transportasi pasif dibedakan menjadi tiga yaitu difusi, difusi berfasilitasi dan osmosis. Difusi yaitu transportasi zat dari larutan konsentrasi tinggi (hipertonis) ke larutan konsentrasi rendah (hipotonis). Difusi berfasilitasi yaitu proses difusi dengan bantuan protein pembawa untuk memindahkan zat dari satu sisi membran ke membran lain. Sedangkan osmosis yaitu proses perpindahan air dari daerah yang berkonsentrasi rendah (hipotonik) ke daerah yang berkonsentrasi tinggi (hipertonik) melalui membran semipermiabel. Membran semipermiabel adalah selaput pemisah yang hanya bisa ditembus oleh air dan zat tertentu yang larut di dalamnya. Secara umum, membrane tersebut permiabel terhadap air dan zat-zat kecil dan tidak bermuatan. Misalnya molekul air dapat bergerak melewati dinding sel. Osmosis memberikan cara yang mudah bagi transport air keluar atau masuk sel. Proses osmosis akan berhenti ketika kedua larutan mempunyai konsentrasi yang sama atau disebut isotonik. Dalam sistem osmosis, dikenal larutan hipertonik (larutan yang mempunyai konsentrasi terlarut tinggi), larutan hipotonik (larutan dengan konsentrasi terlarut rendah), dan larutan isotonik (dua larutan yang mempunyai konsentrasi terlarut sama). Jika terdapat dua larutan yang tidak sama konsentrasinya, maka molekul air melewati membran sampai kedua larutan seimbang. Dalam proses osmosis, pada larutan hipertonik, sebagian besar molekul air terikat (tertarik) ke molekul gula (terlarut), sehingga hanya sedikit molekul air yang bebas dan bisa melewati membran. Sedangkan pada larutan hipotonik, memiliki lebih banyak molekul air yang bebas (tidak terikat oleh molekul terlarut), sehingga lebih banyak molekul air yang melewati membran. Oleh sebab itu, dalam osmosis aliran netto molekul air adalah dari larutan hipotonik ke hipertonik.

D. Alat dan Bahan
  1.      Kentang
  2.       Air biasa
  3.       Larutan garam 10%, 20%
  4.       Neraca
  5.       Silet
  6.       Gelas beker
E. Cara Kerja
1.      Menyiapkan sebuah kentang lalu mengupas dengan silet hingga bersih
2.      Melubangi kentang dengan alat pelubang kentang hingga 3x dan dihasilkan 3 irisan yang berbentuk tabung
3.      Ketiga irisan tersebut diukur menggunakan penggaris dan memperoleh ukuran panjang yang sama. Selanjutnya, menimbang satu per-satu irisan kentang dengan timbangan dan mencatat ke-tiga massanya
4.      Menyiapkan empat buah gelas beker yang masing – masing diberi label :
1.      Air biasa
2.      Larutan garam 10%
3.      Larutan garam 20%
           Lalu dalam waktu yang bersamaan, ketiga irisan kentang yang sudah diukur dimasukkan ke dalam masing-masing gelas beker dan mulai menghitung dengan stopwatch
               Selama proses berlangsung kami mengamati perubahan-perubahan yang terjadi dalam masing-masing kentang dengan menit tertentu dan mencatatnya
           Setelah 20 menit keempat irisan kentang kami angkat secara bersamaan dari gelas beker dan diletakkan di atas tissue
          Kemudian kami mengukur massa akhir masing-masing kentang dengan timbangan dan mencatat perubahan massa dan tekstur kentang.

F. Hasil Pengamatan
Tekstur
Perlakuan
Massa Sebelum
Massa Sesudah
Sebelum
Sesudah
1
2
3
Rata
1
2
3
Rata
Keras, berwarna kuning
Lembek, kuning cerah
Air Biasa
3,0 gr
3,0 gr
3,0 gr
3,0 gr
2,55 gr
2,55 gr
2,0 gr
2,36 gr
Keras, berwarna kuning
Lembek, kuning cerah
Air Garam 10%
3,1 gr
3,1 gr
3,1 gr
3,1 gr
2,5 gr
2,5 gr
2,5 gr
2,5 gr
Keras, berwarna kuning
Keras, berwarna kuning
Air Garam 20%
3,1 gr
3,1 gr
2,8 gr
3,0 gr
3,0 gr
3,0 gr
3,0 gr
3,0 gr
Ket : panjang masing-masing kentang sama yaitu 3 cm.

G. Pembahasan

·         BERDASARKAN TEORI/LITERATUR
Pada membran sel terikat protein yang menembus maupun yang berada di luar permukaan. Pernyataan ini berdasarkan atas penemuan S.J Jinger dan G. Nicholson pada tahun 1972 tentang teori membran yang dikenal sebagai model mozaik fluid. Dengan melihat struktur seperti yang disebutkan di atas, membran bukan hanya sebagai pembatas suatu sel, tetapi lebih kompleks lagi karena membran memiliki kegunaan lain seperti berperan dalam lalu lintas keluar masuknya sel.
Transportasi molekul dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu transpor pasif dan transpor aktif. Transpor pasif adalah proses perpindahan molekul menuruni gradient konsentrasi secara spontan tanpa memerlukan energi. Sedangkan transpor aktif adalah transpor yang memerlukan energi untuk melawan gradien konsentrasi.
Osmosis merupakan salah satu contoh transpor pasif. Osmosis adalah proses perpindahan molekul-molekul pelarut (air) dari konsentrasi pelarut tinggi ke konsentrasi pelarut yang lebih rendah melalui membran selektif permeabel. Membran semipermiabel adalah selaput pemisah yang hanya bisa ditembus oleh air dan zat tertentu yang larut di dalamnya. Secara umum, membrane tersebut permiabel terhadap air dan zat-zat kecil dan tidak bermuatan. Misalnya molekul air dapat bergerak melewati dinding sel. Pelarut air yang dimaksud dalam proses osmosis adalah air dalam keadaan bebas yang tidak terikat dengan jenis molekul yang lain, seperti gula, protein, atau molekul yang lain.
Oleh karena itu, konsentrasi terlarut dalam suatu larutan merupakan faktor utama yang menentukan kelangsungan osmosis. Proses osmosis akan berhenti ketika kedua larutan mempunyai konsentrasi yang sama atau disebut isotonik. Suatu sel bisa mengalami kondisi hipertonik ataupun hipotonik sehingga menghasilkan sel yang krenasi atau plasmolisis karena adanya osmosis tadi.
Osmosis adalah difusi melalui membran semipermeabel. Masuknya larutan kedalam sel-sel endodermis merupakan contoh proses osmosis. Dalam tubuh organisme multiseluler, air bergerak dari satu sel ke sel lainnya dengan leluasa. Selain air,molekul-molekul yang berukuran kecil seperti O2 dan CO2 juga mudah melewati membran sel. Molekul-molekul tersebut akan berdifusi dari daerah dengan konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah.
Struktur dinding sel dan membran sel berbeda. Membran memungkinkan molekul air melintas lebih cepat daripada unsur terlarut; dinding sel primer biasanya sangat permeable terhadap keduanya. Memang membran sel tumbuhan memungkinkan berlangsungnya osmosis, tapi dinding sel yang tegar itulah yang menimbulkan tekanan. Sel hewan tidak mempunyai dinding, sehingga bila timbul tekanan di dalamnya, sel tersebut sering pecah, seperti yang terjadi saat sel darah merah dimasukkan dalam air. Prinsip osmosis: transfer molekul solvent dari lokasi hypotonic (potensi rendah) solution menuju hypertonic solution, melewati membran. Jika lokasi hypertonic solution kita beri tekanan tertentu, osmosis dapat berhenti, atau malah berbalik arah (reversed osmosis). Besarnya tekanan yang dibutuhkan untuk menghentikan osmosis disebut sebagai osmotic press.
Osmosis memang merupakan suatu fenomena alami, tapi dapat dihambat secara buatan dengan meningkatkan tekanan dengan konsentrasi pekat menjadi melebihi bagian dengan konsentrasi yang lebih encer. Gaya unit per luas yang dibutuhkan untuk mencegah mengalirnya pelarut melalui membran permeabel selektif dan masuk ke larutan dengan konsentrasi yang lebih pekat sebanding dengan tekanan turgor. Tekanan osmotik merupakan sifat koligatif, yang berarti bahwa sifat ini bergantung pada konsentrasi zat terlarut, dan bukan pada sifat zat terlarut itu sendiri.
Dalam uwiesunshine.blogspot.com (2010) dijelaskan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat osmosis antara lain :
·         Konsentrasi air dan zat terlarut yang ada di dalam sel dan luar sel. Osmosis akan terjadi dari zat yang berkonsentrasi pelarut tinggi dan konsentrasi zat terlarutnya rendah menuju zat yang berkonsentrasi pelarut rendah dan konsentrasi zat terlarutnya tinggi.
·         Ketebalan membran. Makin tipis membran, makin cepat proses difusi
·         Suhu. Semakin tinggi suhu, partikel mendapatkan energy untuk bergerak dengan lebih cepat. Maka, semakin cepat pula osmosisnya.


·         BERDASARKAN PENGAMATAN
Dari hasil percobaan yang telah dilakukan, kentang mengalami perubahan. Dari hasil pengamatan dapat kita ketahui bahwa sel – sel kentang mengalami perubahan ukuran. Ada yang mengalami pertambahan ukuran maupun pengurangan ukuran sesuai dengan medianya sendiri. Hal ini terjdi kerena sifat larutan yang hipertonis maupun hipotonis terhadap kentang.

Pada larutan garam kentang menjadi lembek dan terjadi pengurangan ukuran. Ini disebabkan karena kentang yang hipotonis terhadap larutan garam. Sehingga air yang ada pada kentang keluar dari sel – sel kentang yang menyebabkan kentang menjadi lembek dan mengalami pengurangan ukuran.
Kentang yang telah dimasukkan ke dalam larutan garam mengalami penyusutan berat dari berat semula karena air bergerak dari larutan yang konsentrasinya rendah ke larutan yang konsentrasinya tinggi. Dimana hasil dari praktik yang telah dilakukan bahwa air garam yang terdapat di dalam gelas ukur memiliki kerapatan tinggi, sedangkan kentang memiliki kerapatan yang rendah. Setelah kentang dimasukkan ke dalam air garam selama 20 menit, kentang tersebut menjadi lebih ringan serta warnanyapun lebih kusam. Semakin hipertonis larutannya, maka semakin lembek kentangnya, juga semakin banyak pengurangan beratnya.
Ini membuktikan bahwa teori osmosis yaitu perpindahan ion atau molekul air dari kerapatan rendah ke kerapatan tinggi dengan melewati suatu membran semi permeabel, terjadi pada kentang yang dimasukan ke dalam larutan garam.
Selain itu, kami juga melihat saat kentang kami masukkan ke dalam air garam 10%, kentang berada dalam keadaan melayang, dan kira-kira setelah 10 menit, kentang mulai tenggelam. Jika dalam air garam 20%, kentang mengapung, setelah 15 menit, kentang tenggelam. Hal ini menunjukkan bahwa massa jenis air garam 10% dan air garam 20% lebih besar daripada masa jenis kentang. Hal itu dikarenakan konsentrasi garam yang tinggi dan membuat larutan menjadi hipertonis yang akhirnya menambah massa jenis larutan garam. Ini adalah peristiwa yang sama ketika perahu ataupun kapal laut dapat mengapung di atas air asin yang tentu memiliki konsentrasi garam tinggi.
Pada pengamatan yang kita lakukan, dapat kita ketahui :
·         Pada kentang gelas A, B dan C terjadi peristiwa osmosis karena larutan pada A,B,C konsentrasinya semakin pekat disebabkan oleh pemberian garam sehingga terjadi pepindahan molekul pada kentang –kentang yang berbeda didalamnya gelas A,B,dan C. Perpindahan molekul tersebut terjadi karena kerapatan kentang lebih rendah dari larutan garam ataupun kerapatan molekul larutan garam lebih tinggi daripada kentang. Osmosis sendiri terjadi karena adanya kerapatan yang lebih rendah.
·         Peristiwa osmosis dapat terjadi pada suatu sel melalui membran sel. Membran sel bersifat permeabel terhadap zat – zat yang mudah melewati membran. Peristiwa osmosis terjadi karena perpindahan molekul ion dari kerapatan tinggi ke kerapatan rendah melalui suatu membran. Faktor – faktor yang mempengaruhi osmosis pada sel adalah tekanan tugor sel, konsentrasi sel terlarut dan zat terlarut, pH larutan,suhu dan ukuran molekul.

H. Kesimpulan
Osmosis merupakan difusi air melintasi membran semipermeabel dari daerah dimana air lebih banyak ke daerah dengan air yang lebih sedikit .
Tekanan osmosis ditentukan oleh 4 faktor yaitu molaritas atau konsentrasi zat terlarut, konstanta ionisasi, konstanta gas, dan temperatur absolut larutan. 
Dari data yang didapat, dapat  disimpulkan bahwa kentang yang mengalami penambahan berat terjadi karena larutan bersifat hipotonis terhadap kentang. Sedangkan jika terjadi pengurangan berat karena larutan bersifat hipertonis terhadap kentang. Keras lunaknya kentang bergantung pada konsentrasi larutan. Semakin hipertonis larutannya, maka semakin lembek kentangnya, juga semakin banyak pengurangan beratnya.

I. Daftar Pustaka
http://nanayliana.blogspot.com/2012/09/ada-contoh-laporan-praktikum-juga-lho.html
http://intanael.blogspot.com/2012/09/laporan-praktikum-biologi-osmosis.html
http://novinurhayati141024.blogspot.com/2013/10/laporan-praktikum-biologi-difusi-dan.html


Contact Us

Name

Email *

Message *